Apakah sobat melihat error “Tautan yang Anda ikuti telah kedaluwarsa” di wordpress? Jika wordpress sobat menggunakan bahasa inggris errornya akan berbunyi “The link you followed has expired” .

Error ini tidak memberikan banyak petunjuk tentang apa yang sebenarnya salah, itulah sebabnya pemula agak sulit untuk mengatasinya.

Pada artikel kali ini, saya akan memberitahu kepada sobat cara memperbaiki “Tautan yang Anda ikuti telah kedaluwarsa” dengan mudah di WordPress, saya juga akan memberitahu penyebab dan cara mangantisipasi error ini di masa yang akan datang.

Apa penyebab dari “Tautan yang Anda ikuti telah kedaluwarsa” ?

Error atau kesalahan ini biasanya terjadi ketika sobat mencoba mengunggah tema WordPress atau plugin ke situs web sobat melalui area admin WordPress.

Tautan yang Anda ikuti telah kedaluwarsa


Perusahaan hosting WordPress memiliki pengaturan yang mengontrol ukuran file yang dapat sobat upload dari dalam area admin WordPress.

Mereka juga memiliki pengaturan yang menghentikan skrip agar tidak berjalan terlalu lama.

Sobat dapat melihat batas unggah ukuran file dengan mengunjungi Media » Tambah Baru.

Batas upload file di WordPress

Pembatasan ini membuat situs web sobat lebih aman dan meningkatkan kinerja keseluruhan server hosting WordPress sobat.

Jika pengaturan ini terlalu rendah lalu sobat mencoba mengunggah file yang lebih besar, maka sobat akan melihat kesalahan seperti kesalahan kehabisan memori atau waktu eksekusi maksimum melebihi kesalahan.

Namun, jika sobat mencoba mengunggah tema atau plugin WordPress, maka sobat akan melihat kesalahan ‘Tautan yang Anda ikuti telah kedaluwarsa’.

Cekidot, mari kita lihat bagaimana cara mudah memperbaiki masalah ini.

Memperbaiki Error “Tautan yang Anda ikuti telah kedaluwarsa”

Cara tercepat untuk memperbaiki kesalahan link Tautan yang Anda ikuti telah kedaluwarsa ’adalah dengan meningkatkan ukuran unggahan file, memori PHP, dan batas waktu eksekusi untuk situs web Anda.

Ada banyak cara untuk meningkatkan batas ukuran upload file di WordPress. Saya akan menunjukkan semuanya, dan sobat coba pilih yang terlihat lebih mudah atau yang bekerja sesuai hosting sobat.

1. Meningkatkan batas upload melalui file functions.php

Sobat cari functions.php pada tema dan cukup tambahkan kode berikut kedalam file functions.php tema WordPress sobat.


@ini_set( 'upload_max_size' , '120M' );
@ini_set( 'post_max_size', '120M');
@ini_set( 'max_execution_time', '300' );

Cara ini yang paling mudah dilakukan, tapi memiliki kelemahan. Situs sobat akan kembali ke batas lama jika sobat mengubah atau mengganti tema WordPress.

Jika sobat berencana untuk mengubah tema, maka cobalah salah satu dari dua metode lain yang dijelaskan di bawah ini.

2. Meningkatkan batas upload melalui file .htaccess

Jika sobat tidak ingin menambahkan kode ke file functions.php tema, maka sobat dapat mencoba metode .htaccess.

Untuk metode ini, sobat perlu mengedit file .htaccess dengan menggunakan FTP client atau melalui File Manager di cPanel.

Disini saya akan memberikan contoh mengedit file .htaccess melalui cPanel.

Pilih File Manager » Public_html » .htaccess » Edit.

Meningkatkan batas upload melalui file htaccess

Setelah mengklik edit, yang harus sobat lakukan adalah menyalin kode dibawah dan memasukannya ke dalam file .htaccess


php_value upload_max_filesize 128M
php_value post_max_size 128M
php_value max_execution_time 300
php_value max_input_time 300

tempel kodenya dibagian bawah saja.

Setelah itu jangan lupa untuk menyimpan (save) pengaturannya agar terjadi perubahan batas upload file.

3. Meningkatkan batas upload dengan file php.ini

File php.ini adalah file konfigurasi yang digunakan oleh PHP dan WordPress. Untuk menemukannya, sobat tinggal cari di root situs sobat, tapi sebagian besar pengguna mungkin tidak menemukannya di folder root situs mereka karena menggunakan shared hosting.

Dalam hal ini, sobat perlu membuat baru file php.ini kosong menggunakan teks editor biasa seperti Notepad lalu mengunggahnya ke situs web.

Sekarang edit file php.ini dan tambahkan kode berikut di dalamnya.


upload_max_filesize = 128M
post_max_size = 128M
max_execution_time = 300

Setelah itu simpan dan upload ke root situs sobat.

jika sobat menggunakan cPanel, cara lain yang bisa sobat lakukan adalah mengklik New file pada root situs (biasanya pada Public_html) untuk membuat file baru lalu namai dengan php.ini

Setelah filenya terbuat, sobat tinggal mengedit dan memasukan kode diatas lalu save untuk menyimpan perubahan.


Sekarang sobat dapat mengunjungi situs web sobat dan mencoba mengupload tema atau plugin.

Error akan hilang, dan sobat sudah bisa mengupload file.

Jika masih saja error, cobalah untuk meningkatkan batas file agar sesuai dengan ukuran file yang akan sobat upload.